Rabu, 30 Januari 2019

JUJUR



wajar jika orang tua cemas apabila anaknya 'berbohong', sebagai orang tua tidak menginginkan anaknya jadi pembohong.😢

Kita sebagai orang tua bisa menanamkan pada anak bahwa perilaku berbohong adalah hal yang merugikan dirinya sendiri, apabila anak berbohong maka orang lain menjadi tidak mempercayainya.

Alasan bohong anak adalah anak merasa tidak berdaya, menyembunyikan kebenaran, dan menghindari hukuman. Bagi anak, berbohong berarti menghindari tanggung jawab dengan cara menutupi kesalahan yang telah anak perbuat. 

Selasa, 29 Januari 2019

BERTENGKAR


Sebuah keluarga yang memiliki anak lebih dari satu, pasti memiliki peluang untuk bertengkar dengan saudara kandungnya😊

Ayooo... siapa diantara kita yang pernah bertengkar dengan adek ataupun dengan kakak?😅
Kenapa pertengkaran itu bisa terjadi?
Biasanya anak merasa tidak suka dengan adek dan kakaknya atau anak merasa cemburu terhadap perlakuaan kita sebagai orang tua.

Apa yang dilakukan orang tua kita untuk menghentikan pertengkaran tersebut?

Minggu, 27 Januari 2019

EKSPRESIF & SPONTAN



Di usia prasekolah, anak memang cenderung ekspresif dan spontan dalam mengungkapkan isi hati dan perasaannya. Ekspresi perilaku secara spontan oleh anak akan menampakkan bahwa perilaku yang dimunculkan bersifat asli dan tidak tertutup. 

Anak akan membantah atau menentang kalau anak merasa tidak suka. Begitu pula halnya dengan sikap marah, senang, sedih, dan menangis akan muncul secara spontan kalau anak dirangsang oleh situasi yang sesuai dengan ekspresi tersebut.

Ungkapan ekspresi pada anak-anak secara garis besar dapat dibagi menjadi tiga, sebagai berikut:
  1. Ekspresi untuk menunjukkan rasa senang. Ungkapan rasa senang ditunjukkan dari wajah anak dalam bentuk senyuman atau tertawa sambil melonjak-lonjak kegirangan. Orang tua mesti menunjukkan reaksi positif, sehingga anak merasa dihargai dan diperhatikan.
  2. Ekspresi untuk menunjukkan rasa takut. Biasanya anak takut ditinggal atau berpisah dengan orang tuanya. Jika ayah dan ibunya hendak berangkat kerja, anak biasanya menangis. Orang tua sebaiknya memahami perasaan anak dengan cara menerima sekaligus menghargainya. Misalnya, sebelum pergi, luangkan waktu sejenak memeluk dan menemaninya hingga anak merasa nyaman. Jangan sampai orang tua berangkat kerja dengan membohongi atau sembunyi-sembunyi. Kalau ini yang dilakukan, jangan salahkan anak kehilangan kepercayaannya pada orang tua
  3. Ekspresi untuk menunjukkan rasa marah. Ungkapan kemarahan pada anak bisa beragam. Ada yang mengekspresikannya dengan cara menangis, mengomel, berteriak, atau memukul-mukul. Apapun bentuknya, itu semua merupakan ungkapan kemarahan yang tak jarang muncul begitu saja tanpa orang tua bisa tahu apa penyebabnya.

KONSISTEN



Anak adalah harta berharga bagi orang tuanya....
Anak adalah penerus generasi bagi orang tua, agama dan negara...... 
Orang tua mengharapkan anaknya untuk taat kepada Allah, memiliki akhlak yang baik.
Soal prestasi itu hanyalah point (+) buat orang tua.

Membangun karakter anak itu penting, apalagi ketika anak umur prasekolah. Bagaimana kalau membentuk anak yang sudah SD, SMP atau SMA?
Tidak ada kata telat untuk membentuk karakter anak menjadi lebih baik. Jangan sampai kita memiliki berbagai alasan untuk membiarkan anak melakukan hal-hal negatif yang membuat kita akan menyesal....😥

Ilmu tentang perkembangan dan pertumbuhan anak, baik fisik maupun psikis itu sangat penting kita pelajari. Apabila kita sudah di amanahkan oleh Allah yaitu berupa anak, maka Allah memberi tanggung jawab kepada kita untuk mendidik anak menjadi anak yang selalu taat kepada Allah.

Bagaimana cara kita membentuk karakter anak?
Salah satunya yaitu kita harus konsisten kepada anak, baik dari perkataan maupun perilaku. 
Ketika kita sudah konsisten perkataan dan perilaku, Insyaa Allah anak akan mengikuti dan taat dengan kita.
Tetapi apabila kita tidak konsisten, maka anak akan menjadi bingung dan cenderung akan melakukan perilaku negatif (tidak taat) karena tidak memiliki arahan yang jelas dari kita.

Suka sedih ketika anak tidak taat....😭
Apa yang harus dilakukan?
kita sebagai orang tua harus muhasabah, apakah kita salah atau keliru dalam mendidik?
Sabar dan selalu berdoa untuk anak-anak kita....🤗🤗

Sabtu, 26 Januari 2019

PERILAKU BURUK



Pada usia lebih dari 4 tahun anak mengalami kemajuan. Kini mereka bukan bayi lagi. Mereka telah tumbuh menjadi seorang aku yang sedang dalam proses awal pencarian jati dirinya. Mereka memang semakin pandai, namun karena pertambahan kepandaiannya jugalah kini mereka menjadi sulit di atur.

Orang tua dalam menghadapi anak pada usia ini dituntut lebih banyak berfikir. Anak usia ini, kini tidaklagi hanya menuruti perintah dari orang tua maupun guru. Kita biasanya menyebut dengan kata 'ngeyel'. Padahal hal itu merupakan proses berkembangnya pola pikir seorang anak dan fase inilah mulai muncul perilaku seperti membangkang atau membantah.

Di usia ini menjadi berani membantah. Beberapa perilaku yang dulunya tidak ada sekarang muncul. Misalnya saja berbohong, mencuri, berkata kasar, memukul teman, dan berbagai perilaku negatif. Pada usia ini perilaku buruk tersebut bisa dikatakan normal. Akan tetapi, apabila tidak ditangani dengan efektif akan sangat mungkin berkembang menjadi luar biasa.

Sejak dini, anak mulai diajari cara mengontrol perilaku dirinya agar dapat diterima oleh lingkungannya. Sikap orang tua yang salah terhadap perilaku anak dapat menyebabkan perilaku buruk anak menetap sampai dewasa. 
Penyikapan yang tepat terhadap perilaku saat berlangsungnya tumbuh kembang anak ini sangat penting dilakukan untuk mengantisipasi adanya dampak buruk akibat pola perhatian pendidikan yang salah dari kita.

BELAJAR BEREMPATI



Anak yang berusia 5 sampai 6 tahun sudah bisa terlibat dalam permainan kelompok bersama teman-temannya, meskipun masih terjadi pertengkaran. Hal itu disebabkan masih tersisa sikap egosentrisme dalam dirinya, dimana anak lebih memusat segala sesuatu pada dirinya.

Kemampuan sosialisasi anak semakin meningkat meskipun masih dalam taraf yang sederhana. Anak kini mulai dapat merasakan apa yang dirasakan oleh temannya atau dengan kata lain mulai berempati. Saat ada temannya menangis😭 karena jatuh, anak berusaha menolong dengan cara menemani atau mengantarnya pulang, meniup luka teman, atau mencoba menenangkan tangisan teman.

Kesadaran anak akan perasaan orang lain merupakan bagian dari perkembangan kemampuan memisahkan konsep dirinya dengan orang lain, konsep betul-salah dan konsep baik-buruk.

Kesadaran akan dunia sekitarnya tersebut membuat anak mulai terikat pada lingkungan. Anak mulai berusaha menyesuaikan diri dengan lingkungan dengan harapan agar dirinya dapat diterima oleh lingkungannya. Misalnya saat anak sangat marah dan ingin menyalurkan agresivitasnya, anak berusaha menekannya, cara yang dia lakukan dengan menangis atau secara verbal bukan lagi secara fisik.

Kemampuan sosialisasi yang semakin meningkat tentu sangat membantu penyesuaian diri anak dilingkungannya. Jika sebelumnya anak bersikap reaktif dan spontan, kini di akhir anak mampu melihat akibat dari tindakannya, sehingga kini anak lebih hati-hati dan menimbang akibat dari perbuatannya.

AYAH



Untuk hari ini saya mau berbagi cerita, Bagaimana ayah mendidik saya?

Alhamdulillah saya memiliki ayah yang begitu keras dan tegas...😊Banyak yang saya pelajari dari ayah


  1. Ketika shalat subuh ayah selalu membangunkanku dan kakakku. Ketika itu kami bangun kemudian ayah langsung ke masjid. Setelah pulang dari masjid, ayah kembali ke kamar kami dan menanyakan, apakah kami sudah shalat? Kenapa pertanyaan itu muncul, karena biasanya kami tidur lagi ketika ayah sudah pergi ke masjid.😁 Ayah selalu menunggu kami di pintu sampai kami selesai shalat.😅
  2. Saya selalu belajar atau mengerjakan PR setelah shalat subuh. Kenapa setelah subuh? Itu lah cara ayah agar anaknya setelah subuh tidak tidur lagi dan belajar setelah subuh itu benar-benar fresh......😁(kuliah pun saya menggunakan metode belajar setelah subuh)
  3. Berani dan Mandiri. Pada saat itu saya kelas 2 SMP, tiba-tiba saya disuruh ayah untuk mengisi ceramah di Masjid saat teraweh karena ustadz yang mengisi ceramah tidak datang.😱 Coba deh....kita yang sudah tau tanggal saja kadang tidak mau mengisi. Ini the power mendadak ayah menyebut nama saya...terpaksa saya maju...
  4. Kalau saya menginginkan sesuatu benda atau apapun itu saya harus bekerja keras dulu😥. Ayah pasti akan membelikan benda yang saya inginkan apabila saya mendapat juara di sekolah. Jadi itu salah satu motivasi saya....harus juara supaya mendapat hadiah....😊
  5.  Perinci. Kalau melihat catatan di buku ayah begitu luar biasa bagi saya....setiap pengeluaran dan pemasukan selalu ditulis setiap hari. Ketika SMA saya juga memiliki buku pengeluaran dan pemasukan setiap hari sampai sekarang. Tiap bulan harus tau kita menghabiskan berapa dan buat apa?😊

WANITA CERDAS

Wanita cerdas punya poin plus dihadapan orang lain. Cenderung dihormati dengan pola pemikirannya yang positif dan terarah. Apa saja kriteri...

Sering dibaca